Posted on: Thu, 06/21/2018 - 12:30 By: admin

Pelatih asal Italia tersebut mengakui bahwa dua gol cepat yang dicetak para pemainnya dalam pertandingan tersebut adalah salah satu alasan kuat mengapa pada akhir laga timnya berhasil memenangkan pertandingan. Ranieri sendiri tak bisa menyembunyikan rasa girangnya akan kebangkitan Leicester City.

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri menyanjung habis performa para pemainnya saat menaklukan Manchester City di Matchdays ke-15 Liga Primer Inggris Sabtu malam kemarin (10/12) waktu setempat. Menurut Ranieri, itulah performa yang sesungguhnya dari the Foxes. 

Sebagaimana diketahui, Manchester City yang unggul di atas kertas, secara mengejutkan takluk dari sang juara bertahan Liga Primer Inggris, Leicester City, lewat skor telak 4-2, pada matchday 15 Liga Primer Inggris, Minggu (11/12) dini hari WIB. Tentu saja, hasil tersebut adalah sebuah comeback yang positif setelah sebelumnya mereka hanya mencatatkan 3 kemenangan saja di ajang Liga Primer Inggris dan tengah pekan kemarin dibantai 5-0 oleh Porto di ajang Liga Champions Eropa.

Terkait kemenangan telak atas Manchester City, Pelatih Claudio Ranieri menyebut bahwa inilah "Performa Leicester yang sesungguhnya". Ia menyebut kemenangan ini sebagai penebusan dosa dari kekalahan memalukan dari Porto tengah pekan kemarin dan hasil yang mengecewakan sejak awal musim.

"Saya rasa, inilah Leicester City yang sebenarnya! Mungkin karena kami telah bermain sangat buruk di sejumlah laga terakhir, Namun dalam perrtandingan tadi, kami bermain dengan karakter yang sangat kuat. Kami ingin yang terbaik untuk para suporter kami, karena mereka telah banyak mendukung kami dan pergi jauh ke Portugal , tempat dimana kami memainkan pertandingan yang sangat buruk"

"Untuk alasan tersebutlah akhirnya kami mampu menampilkan performa terbaik kami, kami bermain dengan cerdas,, menurunkan tempo, semua orang tahu apa yang kami miliki, tapi penting untuk mencetak dua gol cepat di partai seperti ini," tutur Ranieri, seperti dikutip BBC.
 

Posted on: Thu, 06/21/2018 - 12:28 By: admin

Adalah salah seorang Legenda Setan Merah, Peter Schmeichel, yang merasa yakin bahwa rencana perekrutan gelandang Internasional Prancis dari West Ham United pada musim dingin mendatang merupakan sebuah gagaasan bagus dan harus diwujudkan.

Manchester United disebut-sebut tengah mempersiapkan sejumlah tawaran untuk kemudian mereka layangkan pada bursa transfer musim dingin mendatang. Gelandang Internasional Prancis, Dimitri Payet diyakini sebagai salah satu target Setan Merah, dan terkait hal ini, Peter Schmeichel beranggapan bahwa pemain West Ham united tersebut akan cocok dengan skema taktik United.

Sebagaimana diketahui, saat ini, Manchester United memang memiliki banyak sekali opsi di lini depan dengan kehadiran Ibrahimovic, Rashford, Martial dan lainnya. Tapi, mereka seperti kesulitan dalam mendominasi di lini tengah dan mengubahpeluang menjadi gol di musim kompetisi kali ini. Hal tersebut membuat tim hanya meraih tiga hasil imbang beruntun di kompetisi domestik dan kubu Jose Mourinho kini duduk di peringkat enam klasemen sementara Liga primer Inggris.

Mereka dianggap butuh seorang gelandang kreatif sekelas Payet, dan mengenai hal ini, Schmeichel mengatakan.

"Saya rasa, Payet adalah sosok pemain yang cocok dengan tipe permainan United, dan menurut saya, Mourinho harus mengubah caraya sedikit demi bisa memuaskan hati para fans, , klub, dan tradisi klub. Saya kira ia menunjukkan tanda-tanda ke arah situ, dengan para pemain yang direkrutnya, punya kaliber yang berbda."

"Zlatan Ibrahimovic misalnya, mungkin jika dia masih menangani Chelsea, Jose tidak akan mendatangkan pemain tersebut, namun dia adalah tipe United, pemain yang ingin dilihat para suporter. Dia memberikan tim skill yang hebat dan gol yang hebat – dan faktanya, kita harus mengingat bahwa dia telah mencetak tujuh gol sejauh ini. Lantas bagaimana dengan Payet? Dia harus datang, apalgi jika dirinya bisa menunjukkan performa hebat seperti di Euro kemarin” ujar sang legenda kepada Soccer AM.
 

Posted on: Thu, 06/21/2018 - 12:28 By: admin
Manajer asal Catalan tersebut sama sekali tidak menyalahkan para pemainnya atas kekalahan mengejutkan yang mereka telan di King Power Stadium. Pep Guardiola lebih memilih untuk menyanjung performa Leicester City ketimbang harus berkelid dan mencari-cari alasan atas kekalahan tersebut. Manchester City secara mengejutkan tunduk di King Power Stadium dalam pertandingan melawan Tim Tuan Rumah Leicester City di pekan ke-15 Liga Primer Inggris musim ini. Tak tanggung-tanggung, Citizen telan kekalahan dengan skor 4-2, dan terkait hal ini, manajer Pep Guardiola angkat bicara selepas pertandingan. Sebagaimana diketahui, Manchester City bertandang ke King Power Stadium guna berhadapan dengan tim tuan rumah Leicester City pada Minggu malam (11/12) waktu setempat. Citizen unggul di atas kertas, menyusul terpuruknya tim arahan Claudio Ranieri sejak awal musim ini di ajang Liga primer Inggris. Tapi yang terjadi justru sangat berbeda. Tim Tuan Rumah mampu unggul lebih dulu dengan torehan empat gol, dan Manchester City baru mampu membalas di akhir pertandingan dengan dua gol. Pep Guardiola sendiri enggan mencari-cari alasan atau menyalahkan para pemainnya terkait kekalahan ini. ”Kekalahan memang terkadang bisa terjadi, apa yang saya saksikan dari tim lawan adalah, mereka masih merupakan tim yang bagus. Saya sangat menghormati Claudio Ranieri, apa yang mereka lalui musim lalu sangat luar biasa, apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka bisa melakukaannya” ”Sekarang, mereka main di Liga Champions dan jadi Juara Group. Mungkin saja, para pemain sangat fokus, karena terkadang, anda tidak bisa fokus ke EPL< dan saat anda tidak menang, anda tidak akan di puncak. Mereka telah lolos, dan sekarang punya waktu dua bulan untuk berbenah di Liga” ”Mereka adalah tim yang sangat solid, ada Ozakazi, Mahrez, dan Vardy, mereka semua berkualitas dan saya rasa mereka akan kembali ke tempat yang layak. Saya rasa ini bukan karena sistem permainan kami yang salah” Kata Pep kepada Sky Sports.
Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Bernama lengkap Paul Labile Pogba atau biasa dikenal dekat dengan sebutan Prediksi Bola Paul Pogba telah muncul sebagai pemain pengejut bursa transfer musim panas 2016 kemarin. Bagaimana tidak, Pogba kembali direkrut oleh Manchester United dari Juventus dengan banderol mencapai 100 juta poundsterling. Dengan kepastian itu, nama Pogba muncul sebagai pemain termahal dunia 2016.

Maka sangatlah wajar dengan benderol sebesar itu, nama Pogba pantas menjadi skuat utama timnas Prancis dan bersiap membantu mereka menembus babak putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang. Berikut profil lengkap Paul Pogba.

Kini rasa penyesalan telah hilang dalam diri Manchester United, mereka sukses membawa pulang Pogba ke Old Trafford meski harus membayar mahal dari Juventus. Kepulangan Pogba ke Manchester UNited mengiringi perpecahan rekor bursa transfer pemain termahal dunia pada musim 2016.

Predikat inilah yang akan menjadi beban Pogba selama berkarir di Premier League Inggris. Sebelum kembali ke Manchester United, Pogba lebih dulu merasakan aura kebintangannya bersama JUventus dan wajib hukumnya bagi sang pemain mengucapkan terima kasih kepada pihak Juventus karena disanalah nama Pogba muncul sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Predikat gelandang terbaik dunia jelas tak mudah didapat oleh Pogba. Predikat ini keluar usai aksi brilian Pogba sukses membantu Juventus nyaris meraih treble winner di musim 2015/16 sebelum akhirnya gagal menjadi juara Liga Champions usai kalah dari Barcelona di partai final.

Nama Lengkap : Paul Labile Pogba
Tempat Lahir : Lagny-Sur-Marne, Perancis
Tanggal Lahir : 15 Maret 1993
Klub Sekarang : Juventus FC
Posisi Bemain : Gelandang
Negara : Prancis
Nomor Punggung : 6
Tinggi Badan : 188 cm

Pogba lahir pada tanggal, 15 Maret 1993 memulai karirnya bersama dengan salah satu tim divisi Dua Prancis, Le Havre pada usia 14 tahun. Dua tahun kemudian, bakat pogba ditemukan salah satu pemandu bakat Manchester united dan kemudian Setan Merah memboyongnya ke Old Trafford untuk tergabung dalam tim akademi klub. 

Sempat masuk ke dalam skuat utama Manchester United pada musim 2011 tak lantas membuat nama Pogba langsung meroket. Besar harapan Pogba adalah bisa bertahan dan mencoba untuk berkembang lebih baik, namun sayangnya harapan itu tak terwujud, Pogba jarang mendapatkan kesempatan untuk bermin bagi Setan Merah sampai akhirnya di pengujung masa kontraknya pada tahun 2012 sang pemain memutuskan untuk bergabung ke Juventus dengan status Free Agent alias Gratis.

Juventus melihat ada sisi baik dalam diri Pogba dan benar terbukti. Klub Serie A Italia tersebut tanpa ragu untuk membawa Pogba ke Turin dan mulai menjalin kerja sama. Seiring berjalannya waktu dan ditangan Antonio Conte, performa Pogba kian mantap, potensi dan bakat yang dia miliki semakin terlihat.

Sejak musim 2013, sang pemain Prancis tidak tergeserkan dari skuat utama Bianconneri. Kesuksesan kian baik seiring Juve merengkuh empat gelar beruntun Serie A Italia dan Pogba menjadi salah satu kunci kesuksesan klub kaya Italia tersebut. Melihat apa yang terjadi pada Pogba, Manchester United pun merasa ada bersalah atas apa yang mereka lakukan terhadap Pogba.

Musim 2015 adalah musim penuh momen spesial bagi Pogba. Pasalnya Setan Merah memberanikan diri membawa pulang pemain kelahiran Prancis ini kembali ke Old Trafford, JUventus dan Manchester menyepakati mega transfer Pogba dan menjadikan dia sebagai pemain termahal dunia sebelum akhirnya predikat itu disingkirkan oleh Neymar usai hijrah dari Barcelona menuju ke Paris Sainter Germain di musim 2017/18.

Kini nama besar Pogba dipertaruhkan, bersama timnas Prancis, Pogba memiliki tugas besar agar bisa mengantarkan Prancis menuju ke babak putaran final Piala DUnia 2018 di Rusia dan modal suksesnya bersama Manchester United dengan mampu membawa gelar juara Liga Europa 2016/17 serta mengembalikan Manchester ke pentas Liga Champions 2017/18 akan menjadi jaminan pasti harga mahal Pogba sangat pantas.

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Berdarah Indonesia telah membuat nama Radja Nainggolan kian meroket usai memutuskan hijrah ke AS Roma. Kini namanya menjadi salah satu andalah timnas Belgia bersama dengan Eden Hazard dan Romelu Lukaku. Cukup sukses menjalani debut internasional bersama Belgia dalam ajang Euro 2016 tak lantas membuat nama Nainggolan hilang dalam persiapan timnas menuju ke putaran Piala Dunia 2018 di Rusia. Berikut profil lengkap Radja Nainggolan.

Berusia 29 tahun, karir Nainggolan menanjak sejak bergabung dengan AS Roma pada tahun 2014 silam. Catatan terbaik Nainggolan adalah mampu memberikan gelar runner up di dua musim Serie A Italia.

Nama Lengkap : Radja Nainggolan
Tempat Lahir : Antwerp, Belgia
Tanggal Lahir : 4 May 1988
Klub Sekarang : AS Roma FC
Posisi Bemain : Gelandang
Negara : Belgia
Tinggi Badan : 175

Nainggolan terlahir dari keluarga pencinta sepakbola, buktinya sejak usia 12 tahun, Nainggolan telah mengejar ilmu sepakbola di akedemi Germinal Beerschot. Lima tahun berselang, Nainggolan pindah ke akademi Piacenza, Klub yang sekaligus menjadi tempat debutnya di dunia professional.

Tepatnya musim 2006, Nainggolan berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain debutan Piacenza dalam ajang profesional. Dua musim berikutnya, Nainggolan jadi pilihan utama Piacenza, mencatatkan 11 pertandingan di ajang Liga Belgia. Selama 4 tahun membela Piacenza, Nainggolan sudah mengoleksi 4 gol dari 74 penampilan.

Sangat agresif dan memiliki kekuatan fisik yang cukup baik tak membuat ragu Cagliari untuk membawanya pada tahun 2010, setelah peminjaman selama setengah musim. Cukup memakan waktu lama, sampai akhirnya AS Roma masuk ke dalam perjalanan karir Nainggolan.

Tak langsung menjadi pemain permanen pada musim 2014, Roma lantas mencoba meminjam satu musim Nainggolan dari Cagliari sebelum akhirnya mengikat kontrak secara permanen pada musim berikutnya. Musim 2014 adalah musim Roma meneken kontrak permanen dengan Nainggolan.

Sejak saat itulah nama Nainggolan mulai dikenal dan dia langsung menjadi penggawa Utama AS Roma. Bukan itu saja, penampilan impresifnya selama membela Roma telah menarik perhatian dari klub-klub besar Eropa macam Chelsea, Juventus, Real Madrid dan Manchester United yang disebut-sebut sangat tertarik memakai jasa Nainggolan.
 

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Raheem Sterling yang diprediksi akan menjadi pemain masa depan Inggris tak kunjung membuktikan diri, meski sudah baik tingkat dari Liverpool menuju Manchester City. Namun publik Inggris masih nampak kecewa karena Sterling dianggap tidak stabil dalam mempertahankan performa terbaiknya.

Meski begitu, nama Sterling masih menjadi salah satu andalan timnas Inggris dalam level internasional dan kini sedang mempersiapkan diri dalam misi membawa timnas Inggris menembus putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Berikut profil lengkap Raheem Sterling.

Di usia 21 tahun, dia sudah bermain bagi tim utama Mancheter City, kelebihannya adalah kecepatan, penetrasil dan keakuratan sepakan, dia juga bisa bermain di tiga posisi berbeda, Winger, Striker dan gelandang serang. Kelebihan inilah yang banyak orang melihat bahwa masa depan Sterling akan cerah dimasa depan.

Sempat merasakan pargeralan Euro 2016, namun nama Sterling sering kali menjadi kambing hitam dari fans Inggris atas ketidakstabilan sang pemain dalam meneruskan permainan terbaiknya. Kini Sterling sedang berjuang keras untuk memulihkan nama baiknya atas tuduhan hanya mementingkan uang usai memutuskan hijrah dari Liverpool menuju ke Manchester City.

Nama Lengkap : Raheem Shaquille Sterling
Tempat Lahir :     Kingston, Jamaica
Tanggal Lahir : 8 December 1994
Klub Sekarang : Manchester City
Posisi Bemain : Winger, gelandang serang, Striker
Negara : Inggris
Tinggi Badan : 170 cm

Sterling sejatinya pemain yang dipromosikan oleh Liverpool, namun pria kelahiran Jamaica ini memulai karirnya di level junior bersama dengan queens Park Rangers pada tahun 2003 silam. Tujuh tahun berselang, nama Sterling kembali dalam pelukan Akademi Liverpool.

Tak memakan waktu lama, nama Sterling langsung dimasukan ke dalam skuat utama The Reds dan sukses menjalani debut pada musim 2012. Namanya terus meroket, saat duet maut bersama Suarez dan Sturridge nyaris melahirkan gelar juara Liga Primer Inggris.

Merasa puas dengan karirnya di Liverpool, lantas Sterling menerima pinangan dari Manchester City dengan nilai 48 Juta Poundsterling pada musim panas tahun 2015 kemarin. Sejauh ini, Sterling telah mengoleksi 26 gol dari 90 penampilan di semua ajang bersama Manchester City.

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Robert Lewandowski merupakan satu pemain yang pantas dibanggakan publik Polandia atas keberhasilannya mengangkat nama besar negara di ajang level klub. Bersama Bayern Munchen, Lewandowski menjelma sebagai salah satu idola baru publik Jerman terlebih khusus kota Munchen. Berikut profil Lengkap Robert Lewandowski.

Lewandowski, 29 tahun sangatlah wajar jika disebut sebagai salah satu penyerang terbaik dunia saat ini. Dengan statistik gol yang sudah dia koleksi sepanjang karir, Lewandowski memang pantas mendapatkan predikat tersebut. Adapun ujian datang kepada Lewandowski, beberapa klub elite Eropa macam Real Madrid, Barcelona, Juventus dan Chelsea tertarik untuk mendapatkan tanda tangannya. Namun Lewandowski menolak semua tawaran tersebut dan bertahan di Allianz Arena. 

Nama Lengkap : Robert Lewandowski
Tempat Lahir : Warsawa, Polandia
Tanggal Lahir : 21 Agustus 1988
Klub Sekarang : Bayern Munchen
Posisi Bemain : Penyerang
Negara : Polandia
Tinggi Badan : 184 cm

Delta Warsaw dan Legia Warsawa II menjadi sebuah klub kenangan Lewandowski, pasalnya dua klub tersebut sempat menjadi catatan karir Lewandowski selama mengejar ilmu sepakbola. Dan Znicz Pruszkow sendiri menjadi satu klub yang paling dikenang Lewandowski sebagaimana klub tersebut menjadi klub debutan sang pemain dalam menjalani karir profesional pada usia 18 tahun.

Benar saja jika Lewandowski memang pantas diperhitungkan, sejak menjalani debut. Sang pemain langsung mencatatkan 21 gol bersama Lech Poznan. Dan dua musim selanjutnya, Lewandowski sukses menambah koleksi golnya menjadi 41 gol dari 82 pertandingan, dan diapun direkrut oleh Borussia Dortmund pada musim panas tahun 2010.

Bersama Dortmund, karir Lewandowski kian meroket. Bagaimana tidak, Lewandowski sukses mengantarkan klub tersebut meraih dua gelar Bundesliga lewat catatan 74 gol dari 131 laga di Liga Jerman. Dan di musim 2014, Bayern Munchen masuk ke dalam perjalanan karir Lewandowski. Mereka sukses membajak sang pemain dari rival abadi di Bundesliga tersebut.

Suksesnya Munchen pantas mendapat kridit, pasalnya Lewandowski telah merubah gaya bermain Munchen menjadi lebih agresif dan sangatlah wajar jika sampai hari ini, Lewandowski masih tetap menjadi andalan timnas Polandia dilini depan.

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Mungkin sebagian kalangan orang akan heran ketika mendengar nama Sergio Busquets Burgos, namun ketika sebutan itu berubah menjadi Sergio Busquets, maka orang tersebut akan mengenal Busquets sebagai punggawa Barcelona dam tinmas Spanyol. Berikut kami hadirkan data lengkap dan profil  Busquets selama menjabat sebagai pemain Barcelona dan timnas Matador.

Busquets sampai hari ini masih menjadi pemain andalan timnas Spanyol di ajang internasional, nama nya tak tergantikan di posisi gelandang bertahan meski sudah berganti banyak pelatih. Keahliannya dalam mengentikan serangan lawan menjadi kunci Spanyol dalam meraih banyak kemenangan.

Perlu diketahui bersama jika kemampuan itu tak lantas didapat Busquets dalam level internasional, melainkan bakatnya diasah oleh Barcelona. Terbukti sosoknya dengan Lionel messi merupakan salah satu kunci dibalik kesuksesan Barcelona dalam beberapa tahun terakhir. 

Busquets adalah penghadang serangan lawan, dan salah satu dari senior yang masih tersisa, setelah Barcelona ditinggalkan beberapa pemain veteran mereka, termasuk Xavi Hernandez dan Neymar. Performa yang stabil dan sangat baik untuk dijadikan teladan adalah kredit pasti bahwa Busquets layak menuju Piala Dunia 2018 di Rusia bersama Spanyol.

Nama Lengkap : Sergio Busquets Burgos
Tempat Lahir : Sabadell, Spain
Tanggal Lahir : 16 July 1988
Klub Sekarang : FC Barcelona
Posisi Bemain : Gelandang Bertahan
Negara : Spanyol
Tinggi Badan : 189 cm

Barcelona sejati mungkin belum pantas untuk Busquets, pasalnya sang pemain lebih dulu menimba ilmu diluar akademi La Masia. Tercatat Busquets sempat merasakan ilmus sepakbola bersama akademi lain seperti Badia, Barbera Andalucia, Lleida, dan Jabac Terrassa, pada tahun 2005, Barulah dia bergabung dengan tim akademi Barcelona.

Musim 2006 adalah musim yang pantas dikenal Busquets, pasalnya musim itu menjadi debut professionalnya, namun saat itu Busquetslebih dulu bermain bagi Tim Barcelona C, hingga tahun 2007, barulah tergabung dalam tim B Raksasa Catalan.

Satu tahun berselang, Busquets mulai merasakan aura positif. Benar adanya jika sosok Pep Guardiola adalah orang yang bersejarah dalam perjalanan karirnya, dimana Pep tanpa ragu untuk memasukan Busquets ke dalam skema besarnya di Barcelona. Dan sampai hari ini, Busquets tak berniat untuk meninggalkan Camp Nou.

Tergabung dari musim 2008 sampai sekarang, Busquets total baru bisa mengoleksi 12 gol dari total 401 pertandingannya di semua ajang bersama Dengan Barcelona. Sedangkan bersama Timnas Spanyol, dia telah tergabung sejak 2006, sampai sekarang, Busquets sudah mengoleksi 87 caps bersama La Furia Roja.

Kini Busquets tengah bersiap dalam target besar Spanyol menembus Piala Dunia 2018 Rusia dan berharap bisa mengulang kesuksesan mereka menjadi juara Piala Dunia dan juara Euro.

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Bernama lengkap Simon Luc Hildebert Mignolet, publik Liverpool lantas mengenal sang kiper dengan nama Simon Mignolet. Bersama Liverpool, nama Mignolet banyak dipertanyakan karena ketidakstabilannya dibawah mistar gawang. Alhasil situasi ini telah membuat pelatih timnas Belgia, Marc Wilmots lebih percaya pada kualitas Thibaut Courtois.

Mignolet, 29 tahun merupakan satu pemain terbaik dunia yang lahir di Belgia. Sudah menjadi bagian Liverpool sejak musim 2013, nama Mignolet perlahan mulai menemukan performa terbaiknya. Semenjak didatangkan dari Sunderland, Mignolet tak langsung mencuri perhatian publik Liverpool, pasalnya sang kiper sering kali membuat blunder yang merugikan klub.

Maka sangat wajar jika Mignolet selalu menjadi pemain lapis kedua Belgia dalam ajang internasional. Berikut data lengkap dari sosok Mignolet yang kembali menemukan performa terbaiknya di musim 2017/18 ini.

Nama Lengkap : Simon Luc Hildebert Mignolet
Tempat Lahir : Sint-Truiden, Belgia
Tanggal Lahir : 6 Maret 1988
Klub Sekarang : Liverpool FC FC
Posisi Bemain : Penjaga Gawang
Negara : Belgia
Tinggi Badan : 193 cm

Bertinggi badan 193 cm, Mignolet mulai mengenal sepakbola bersama Sint-truiden pada usia 16 tahun. Tak memakan waktu lama, Mignolet berhasil masuk ke tim utama klub tersebut pada usia 18 tahun. Mencuri perhatian dengan aksi-aksinya dibawah mistar telah membuat Sunderland memberanikan diri mendatangkan Mignolet ke Premier League Inggris pada musim 2010.

Performa impressifnya di laga debut bersama The Black Cats menghasilkan tempat di Tim Utama Klub Inggris dan baiknya bagi Mignolet adalah menjadi kiper tak tergantikan dan sukses mengoleksi 101 caps dalam tiga musim bersama Sunderland sebelum akhirnya berlabuh ke Liverpool.

Musim 2013 menjadi langkah terbesar Mignolet, dimana The Reds tak ambil pusing dengan mau mendatangkan Mignolet ke Anfield Stadium dengan nilai transfer mencapai 9 Juta pounds. Sampai sekarang ini, Mignolet sudah mengoleksi 159 caps di semua ajang bersama Liverpool dan kesuksesan perlahan muncul usai sukses mengantarkan klubnya kembali ke pentas Liga Champions 2017/18.
 

Posted on: Sun, 12/10/2017 - 10:19 By: admin

Satu pemain yang cukup sukses mengharumkan nama timnas Swiss dikancah dunia dan juga sangat baik dalam level klub bersama Juventus ini adalah Stephan Lichtsteiner. Berikut data lengkap profil sang pemain.

Juventus baru saja berhasil mengamankan Scudetto Serie A enam kali beruntunnya dan satu dari kesuksesan Juve adalah peran dari Lichtsteiner yang selalu siap jika mendapat tugas dari sang pelatih. Berseragam Juve, fans menjuliki Lichtsteiner sebagai The Express Train from Swiss, karena memang, Lichtsteiner memiliki kecepatan yang luar biasa, sehingga tak heran jika dia bisa bermain di dua posisi berbeda, sebagai bek kiri dan sebagai bek sayap kiri. 

Meski sudah memasuki usia kepala 30 tahun, namun nama Lichtsteiner tak bisa tergantikan dalam level internasional bersama timnas Swiss dan sampai hari ini, sang pemain masih menjadi tumpuan Swiss dalam target mereka menembus babak putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang.

Nama Lengkap : Stephan Lichtsteiner
Tempat Lahir : Adligenswil, Switzerland
Tanggal Lahir : 16 January 1984
Klub Sekarang : Juventus
Posisi Bemain : Full Back
Negara : Swiss
Tinggi Badan : 182 cm

Lichtsteiner tercatat pertama kali merasakan debut profesionalnya bersama tim Swiss, grasshopper pada tahun 2001 silam. Dimana sebelum itu terjadi, Lichtsteiner lebih dulu mempelajari ilmu sepakbola bersama dua akademi klub macam Adligenswil dan Luzen. 

Di tahun 2005 merupakan titik awal dari karir terbaik Lichtsteiner, dimana musim itu di hijrah ke Lille OSC. Setelah menjalani tiga musim bersama Lille dan mengoleksi 89 caps di Ligue 1, Lichtsteiner kemudian hengkang menuju Italia, dimana saat itu dia bergabung dengan Lazio.

Tak memakan waktu lama, Juve telah melihat bakat terpendam Lichtsteiner. Di musim 2010 menjadi titik dimana Lichtsteiner dikenal publik Juve dan keputusan itu sangat tepat karena Lichtsteiner merupakan salah satu sosok penting dalam kembalinya nama besar Juve dikancah domestik maupun Eropa.
 

Subscribe to